MEDIA MATARAKYATNEWS || Nabire, Papua Tengah – Polres Nabire menggelar Apel Gabungan Kesiapan Kamtibmas dalam rangka mengantisipasi situasi keamanan menjelang 1 Desember 2025. Apel dilaksanakan pukul 07.00–07.30 WIT di Lapangan Mapolres Nabire, dengan melibatkan unsur keamanan gabungan dari Batalyon 753, Angkatan Laut, Kodim, Satpol PP, Kastiga, Ketelian A, serta jajaran Polda dan Polres Nabire.
Amanat apel disampaikan oleh Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., yang menegaskan pentingnya sinergi, kesiapsiagaan, dan tindakan humanis dalam menghadapi dinamika situasi 1 Desember.
“Kita bersyukur dan berterima kasih atas sinergitas semua pihak. Kita harus selalu siap, kompak, solid, dan menjaga kebersamaan,” ujar Wakapolres dalam arahannya.
Ia menekankan bahwa setiap personel harus siap di lapangan, tetapi tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan kemanusiaan dalam menghadapi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
“Apabila ada masalah atau ada yang ingin menyampaikan aspirasi, kita tetap mengutamakan tindakan persuasif. Self-approach adalah kunci, tetap menghormati hak masyarakat sesuai aturan undang-undang,” tegasnya.
Wakapolres juga menyampaikan bahwa hingga kini belum ada pemberitahuan resmi dari kelompok masyarakat, mahasiswa, atau organisasi mana pun terkait aksi unjuk rasa pada 1 Desember, baik kepada Polres Nabire maupun Polda Papua. Meski demikian, seluruh personel diminta tetap siaga dan memantau perkembangan di lapangan.
Apabila terjadi aksi long march tanpa koordinasi, Polres Nabire telah menyiapkan plan B yang akan dijalankan sesuai petunjuk pimpinan, yakni Kapolres, Wakapolres, dan Kabagops. Wakapolres menegaskan bahwa penggunaan senjata tajam hanya dapat dilakukan atas perintah resmi pimpinan, sementara penggunaan alat kendali massa seperti gas air mata harus mengikuti prosedur skala situasi.
Pada kesempatan itu ia juga memerintahkan para padal untuk melakukan pengecekan kelengkapan personel, termasuk pemeriksaan magasin dan peralatan pendukung.
“Ini untuk memastikan kita siap apabila terjadi eskalasi. Semua harus sesuai SOP dan standar pengamanan yang berlaku,” ujarnya.
Menutup arahannya, Wakapolres meminta seluruh personel tetap menjaga stamina dan fokus sepanjang hari mengingat operasi siaga diperkirakan berlangsung hingga pukul 17.00–18.00 WIT. Ia juga memberikan kewenangan diskresi kepada padal untuk melakukan tindakan 21 atau hunting apabila ditemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan anggota di titik-titik plotting.
Dengan apel gabungan ini, Polres Nabire berharap seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan profesional, humanis, dan siaga penuh dalam menjaga situasi keamanan menjelang 1 Desember 2025.
RED-MATARAKYATNEWS
JN. Ngangalo







