MEDIA MATARAKYATNEWS || Nabire, Papua Tengah – Semangat perjuangan dan persaudaraan membara di Aula KSK Bukit Meriam Nabire, Rabu (5/11/2025). Ratusan kader dan pengurus PDI Perjuangan dari berbagai daerah di Papua Tengah berkumpul untuk mengikuti Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan Papua Tengah.
Dalam suasana penuh semangat gotong royong, Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Tengah, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., menegaskan kembali komitmen partai untuk terus berpihak kepada rakyat — dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Dalam pidato pembukaannya, Yuni Wonda menekankan bahwa Konferda bukan sekadar forum organisasi, tetapi juga titik penting dalam memperkuat konsolidasi politik partai di tanah Papua.
“Konferda ini bukan hanya sekadar forum organisasi, tetapi momentum strategis untuk mempertegas arah perjuangan dan memastikan langkah politik kita tetap berpihak pada rakyat,” ujar Yuni Wonda penuh keyakinan.
Ia mengingatkan seluruh kader agar menjadikan Konferda sebagai ruang refleksi dan penyatuan visi perjuangan, agar arah politik PDI Perjuangan di Papua Tengah tetap kokoh dalam koridor ideologi Pancasila dan nilai-nilai gotong royong.
Yuni Wonda menegaskan, PDI Perjuangan bukanlah partai yang digerakkan oleh kepentingan pribadi, melainkan partai yang hidup dari semangat rakyat dan bekerja demi kesejahteraan rakyat.
“Kita tidak berjalan berdasarkan kepentingan pribadi, tetapi berdasarkan amanat partai dan suara rakyat yang kita wakili. PDI Perjuangan adalah partai yang bekerja untuk rakyat, dari rakyat, dan bersama rakyat,” tegasnya.
Menurutnya, ideologi partai yang berakar pada Pancasila dan nasionalisme harus terus menjadi pegangan utama setiap kader dalam menjalankan tugas politik dan sosial di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Yuni Wonda juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kader dan tokoh daerah yang telah berjuang memperkuat eksistensi partai serta memperjuangkan terbentuknya Provinsi Papua Tengah.
“Dengan kerja sama dan tekad yang kuat, kita siapkan 12 kursi sebagai wujud kesiapan politik dan komitmen terhadap pembangunan daerah ini,” ujarnya optimistis.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada para pemimpin daerah, termasuk Bapak Meki Nawipa dan sejumlah bupati se-Papua Tengah, yang dinilainya telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membangun daerah dengan semangat merah putih dan nilai-nilai kebangsaan.
Yuni menggambarkan suasana Konferda kali ini sebagai momen bersejarah bagi DPD PDI Perjuangan Papua Tengah. Gedung tempat berlangsungnya kegiatan tidak hanya menjadi arena pertemuan politik, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan dan semangat baru kader partai di tanah Papua.
“Hari ini gedung ini bukan hanya tempat pelaksanaan kegiatan, tetapi saksi sejarah atas perjuangan dan kebangkitan DPD PDI Perjuangan di tanah Papua,” ungkapnya dengan suara bergetar penuh haru.
Menutup sambutannya, Yuni Wonda menyerukan ajakan yang menyentuh hati seluruh kader agar terus berjuang dengan ketulusan dan keyakinan.
“Mari kita lanjutkan perjuangan dengan hati yang tulus, pikiran yang jernih, dan langkah yang teguh. Karena bersama PDI Perjuangan, kita tidak sekadar berpolitik, tetapi mengabdi untuk kemanusiaan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Seruan “Salam Pancasila, Merdeka!” menggema di seluruh ruangan, menandai tekad para kader untuk terus melanjutkan perjuangan partai dalam membangun Papua Tengah yang maju, berdaulat, dan berkeadilan sosial.
RED-MATARAKYATNEWS
JN. Ngangalo







