Seorang Pria Meninggal Dunia Diduga Tenggelam di Pantai Nabire, Polisi Pastikan Murni Kecelakaan

NABIRE3007 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || Nabire, Papua Tengah – Polres Nabire menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan seorang pria yang tenggelam di Pantai Nabire, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, pada Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 07.30 WIT.

Korban diketahui berinisiak R.A (44), seorang penerjemah yang berdomisili di Bojongsari Baru, Depok, Jawa Barat. Korban merupakan anggota Jamaah Tabligh yang tengah berada di Nabire dalam rangka kegiatan dakwah bersama empat rekan warga negara asing asal India.

Berdasarkan keterangan saksi S.M (60), sebelum kejadian korban sempat melaksanakan ibadah di Masjid Alhidayah Girimulyo, kemudian mengajaknya menuju Pantai Nabire untuk mandi laut. Sekitar pukul 07.15 WIT, korban bersama empat rekannya turun ke air, sementara saksi memarkir kendaraan di sekitar lokasi. Tak berselang lama, salah satu WNA memanggil saksi dan menunjukkan bahwa korban telah terapung di laut dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Saksi kemudian mencari pertolongan dan melapor ke Polres Nabire. Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka di bagian kepala atas, yang diduga akibat benturan pada batu saat melompat ke laut.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, penyidik menyimpulkan sementara bahwa peristiwa ini merupakan murni kecelakaan tenggelam, tanpa ditemukan adanya unsur kekerasan.

Tindak lanjut yang dilakukan Polres Nabire antara lain menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan identifikasi terhadap korban, serta membuat berita acara penyerahan jenazah. Pihak keluarga juga mengajukan surat penolakan autopsi.

Jenazah korban saat ini disemayamkan di Masjid Alhidayah Girimulyo, sambil menunggu kedatangan keluarga dari Depok. Sementara itu, penanggung jawab Jamaah Tabligh Nabire, H. Ridwan Winandar, turut berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait proses pemulangan jenazah.

Pihak Polres Nabire mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar pantai, terutama pada pagi hari ketika ombak cukup tinggi, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *