Yayasan Somatua Dorong Anak Asli Papua Kembangkan Ekowisata Berbasis Budaya

Berita, NABIRE2575 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || PAPUA TENGAH, NABIRE – Ketua Yayasan Somatua Maximus Tipagau, mendorong lahirnya gerakan anak asli Papua untuk membangun ekowisata berbasis budaya, di Papua Tengah. kamis, (12/09/25).

Yayasan yang bermarkas di Wanggar Nabire ini, telah menghimpun 10-12 anak muda Papua, termasuk para lulusan beasiswa luar negeri dari Amerika, Australia, Selandia Baru, hingga Kanada.

“Orang Papua bisa merancang perencanaan daerah, berdasarkan nilai budaya sendiri. Sama seperti Bali yang mempertahankan arsitektur khasnya, anak Papua juga bisa membangun rumah, perencanaan kota, dan destinasi wisata dengan arsitektur budaya Papua, “ujar Maximus.

Menurutnya, sektor Ekowisata akan menjadi fokus utama yayasan, mulai dari pengembangan wisata pesisir dengan ikon hiu paus, pembangunan pusat informasi di bandara, hingga ekspedisi pendakian Carstensz Pyramid pada tahun depan.

Dikatakan, semua konsep wisata itu dirancang dengan pendekatan arsitektur Papua. Dalam pertemuan dengan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Maximus menyampaikan rencana strategis Yayasan Somatua.

Ia mengaku bersyukur, karena gubernur merespons positif dan bahkan mendorong agar yayasan mengajukan perencanaan melalui dana Otonomi Khusus (Otsus).

“Kami sangat gembira dengan dukungan Pemerintah. Namun, prinsip kami tetap: membangun dari masyarakat adat lebih dulu, baru difasilitasi pemerintah,” ujarnya.

“Papua adalah tanah adat, sehingga pembangunan pariwisata harus menempatkan masyarakat sebagai aktor utama,” sambungnya.

Yayasan Somatua juga, membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan provinsi, serta masyarakat adat di berbagai wilayah seperti Nabire, Timika, Puncak Jaya, Intan Jaya, Paniai, hingga Dogiyai.

“Tidak boleh ada lagi anak Papua yang menganggur. Ekonomi kreatif dan pariwisata bisa menjadi tulang punggung, asal kita mau berkolaborasi dan bekerja keras. Ini potensi besar yang sudah lama kita tunggu,” tutup Maximus.

RED-MATARAKYATNEWS
JN. Ngangalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *