Aksi Hari HAM di Nabire Berjalan Aman, Polres Tegaskan Tidak Izinkan Long March Demi Kelancaran Aktivitas Publik

NABIRE, TNI / Polri4675 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || Nabire, Papua Tengah – Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh pada 10 Desember 2025 diwarnai aksi penyampaian aspirasi oleh berbagai kelompok pemuda dan mahasiswa di Kota Nabire. Massa berasal dari sejumlah organisasi, termasuk KNPB, USMIM, serta beberapa kelompok yang mengatasnamakan alumni dari kampus tertentu.

Sejak pagi, para peserta aksi menyampaikan aspirasi di lima titik berbeda, mulai dari SP1 Nabar, Wadio, Pasar Karang, hingga sejumlah kawasan sekitar kampus. Jumlah massa yang terpantau mencapai hampir 100 orang di setiap titik.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Polres Nabire bersama personel Dalmas, TNI Angkatan Laut, Brimob, serta Satpol PP provinsi dan kabupaten.

“Kita tersebar di lima titik untuk memberikan pelayanan terkait penyampaian aspirasi yang dilakukan adik-adik kita. Kami tidak melarang aksi ini karena itu adalah hak yang dijamin undang-undang,” ujarnya.

Namun demikian, Polres Nabire tidak mengizinkan dilakukannya long march oleh peserta aksi. Pertimbangan ini diambil karena situasi lalu lintas cukup padat dan banyak aktivitas masyarakat yang berlangsung bersamaan. Pasar Karang sejak pagi dipadati pedagang dan pembeli, sementara beberapa kampus seperti STAK dan USWIM sedang melaksanakan ujian semester. Di beberapa sekolah juga digelar pembagian rapor pada hari yang sama.

“Kami meminta rekan-rekan korlap untuk menandatangani pernyataan menjaga barisan di setiap titik, namun adik-adik kita tidak bersedia. Yang kami khawatirkan adalah potensi penyusupan atau gangguan pihak luar yang dapat memicu chaos dan mengganggu aktivitas warga,” jelas Kapolres.

Meski begitu, ia memberikan apresiasi kepada para peserta aksi karena tetap tertib dan berada dalam komando. Hingga siang hari, situasi di seluruh titik terpantau aman dan tidak ada kendala berarti.

Kapolres juga menyampaikan hasil koordinasi terakhir dengan DPR Papua Tengah. Ketua Komisi V DPRP, Naomi Ketouki, disebut telah siap menerima massa aksi apabila mereka ingin menyerahkan aspirasi secara langsung.

“Mari kita tetap menjaga keamanan bersama. Polres Nabire, Polda Papua Tengah, dan seluruh jajaran siap memberikan pelayanan terbaik agar penyampaian aspirasi dapat berjalan aman dan lancar,” tutup AKBP Samuel.

RED-MATARAKYATNEWS
JN. Ngangalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *