Ketua Kerukunan Suku Waropen Ajak Warga Jaga Kamtibmas di Penghujung Tahun 2025

NABIRE3210 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || Nabire Papua Tengah — Kegiatan tatap muka antara Ketua Kerukunan Suku Waropen, Alfius Gandeguai, dan masyarakat Suku Waropen di Jalan Trikora Kalibobo, Distrik Nabire. Kegiatan ini digelar untuk mempererat komunikasi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) menjelang perayaan Natal, Tahun Baru, serta momen 1 Desember yang memiliki perhatian khusus di Papua Tengah, (26/11/25).

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyalurkan 60 paket sembako kepada masyarakat Suku Waropen. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter.

Alfius Gandeguai menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menilai perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat sangat terasa, termasuk bagi warga adat di Papua Tengah

Menurutnya, kepedulian pemerintah tidak hanya meringankan beban hidup masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat bagi tokoh adat untuk terus bekerja sama dalam menjaga stabilitas dan persatuan.

Alfius juga menyampaikan bahwa pada 28 November 2025 dilaksanakan pemilihan Ketua Kerukunan Suku Yapen Waropen. Pemilihan tersebut menjadi momentum penyatuan dua suku yang selama ini berjalan terpisah, yaitu Suku Yapen dan Suku Waropen. Pemilihan akhirnya menetapkan Johanis Semuel Manianim sebagai ketua terpilih.

Dalam arahannya, Alfius mengajak seluruh masyarakat Suku Waropen untuk menjaga Kamtibmas, menghindari konflik maupun perang suku, serta tidak mengikuti kelompok yang berseberangan dengan NKRI. Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab semua pihak.

“Mari kita jaga kedamaian dan dukung program pemerintah, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Memasuki bulan Desember, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara tokoh adat dan masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif. Pembagian sembako diberikan sebagai wujud perhatian pemerintah yang langsung dirasakan warga.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat apresiasi dari masyarakat Suku Waropen yang merasakan kehadiran negara di tengah mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *