Ketua Relawan Sulut Bergema For YSK Gubernur Sulut 2024. Peduli Konservasi Danau Tondano

Berita, Minahasa, TONDANO855 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || TONDANO, 29/06/2024 – Gerakan Kasih Konservasi danau Tondano dalam rangka HUT hari lingkungan hidup sedunia Juni 2024, yang di selenggarakan Yayasan LSM Manguni 14, Komunitas Peduli Lingkungan, bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa. Sabtu, (29/06/2024)

Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia, Komunitas Peduli Danau dan komunitas Peduli Sungai mengundang Tim Relawan Sulut Bergema YSK untuk Calon Gubernur Sulut 2024 untuk membantu dan membackup pelaksanaan kegiatan tersebut.

Foto bersama Relawan Sulut Bergema for YSK untuk Sulut 2024

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup, yang merupakan sumber hayati hidup orang banyak, terutama warga pesisir pantai danau Tondano, dan juga secara umum sumber hayati hidup masyarakat Sulawesi Utara Cagub Sulut Yulius Selvanus Komaling menugaskan Tim Relawan Sulut Bergema membantu dan membackup pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga  Wajib Tau. Ini Sanksi Hukum PNS Main Judi Online/Offline

Yohanis Pesik, S.IP Ketua Relawan Sulut bergema saat di wawancarai media ini menjelaskan bahwa “kami mendapatkan undangan dari Komunitas Peduli Danau dan komunitas Peduli Sungai untuk sama-sama membackup program pemerintah bersama LSM Manguni 14 dalam rangka Gerakan Kasih Konservasi danau Tondano HUT hari lingkungan hidup sedunia Juni 2024. ucap Ketua Relawan Sulut Bergema Yohanis Pesik, S.IP

Foto Ketua Relawan Sulut Bergema YSK For Sulut 1 Yohanis Pesik, S.IP saat menanam pohon di hari lingkungan hidup sedunia

Lanjut Yohanis bahwa salah satu program YSK, Danau Tondano adalah salah satu sumber hayati hidup orang banyak. Sehingga YSK begitu antusias dan begitu perhatian terhadap pelestarian danau Tondano, dalam hal bagaimana kita bisa memperhatikan penanggulangan. Kita lihat bersama danau Tondano sudah tertimbun oleh Eceng Gondok. tuturnya”.

Baca Juga  Uniknya Perkawinan Adat Minahasa, Khususnya Sub Etnis Tonsea Calon Pengantin Diwajibkan Untuk Menanam Pohon

“Danau Tondano bisa dapat dikembangkan untuk menjadi daerah pariwisata. Hal ini perlu di benahi agar bisa memberikan kontribusi Perekonomian bagi masyarakat pesisir Danau Tondano.

“Kalau Tuhan berkenan dan masyarakat Sulawesi Utara mempercayai Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, ia (Yulius) akan memperhatikan secara khusus dan serius untuk penanggulangan bencana Eceng Gondok di danau Tondano”. pungkasnya’.

Diketahui Gerakan Kasih Konservasi danau Tondano dalam rangka HUT hari lingkungan hidup sedunia Juni 2024 melakukan Penanaman bibit pohon cempaka, nantu dan pohon kemiri dan juga buah-buahan dan tabur benih di danau Tondano.

Baca Juga  Alasan Mengerikan Mengapa Ibu Kota RI Wajib Dipindah. Begini Alasannya;

Kegiatan Konservasi Danau Tondano sekaligus hari Lingkungan hidup sedunia tersebut di hadiri oleh pemerintah Kabupaten Minahasa yang di wakili oleh Assisten II DR. Arody Tangkere, M.Si, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Drs. Vicky Kaloh, Jajaran Kodim 1302 Minahasa, Jajaran Polri, LSM Manguni 14, Relawan Sulut Bergema bersama seluruh pengurus tim kerja, dan Pemerhati Lingkungan Hidup.

RED-MATARAKYATNEWS
CS/Najmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *