LSM Minta APH Tindak Tegas Oknum Mafia Tanah dan Korupsi Di Sulut. RAKO-GERAM: Kami Akan Menggelar Aksi Lanjutan Dengan Massa Yang Lebih Besar

Nj/CS

MEDIA MATARAMYATNEWS || MANADO, 25/04/2024 – Gelar Aksi Unjuk rasa dikantor BPN Sulut dan Kantor Kejaksaan Tinggi serta Polda Sulut, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rakyat Anti Korupsi (RAKO) dan Gerakan Rakyat Anti Mafia (GERAM) menyampaikan tuntutan terkait berbagai kasus korupsi dan mafia tanah di Sulawesi Utara. (24/4)

Ketua RAKO Sulut Harianto Nanga menyebutkan ada beberapa kasus korupsi yang harus diselesaikan oleh penegak hukum yaitu terkait Pembangunan pasar Bersehati Manado, dugaan korupsi belanja modal Disperindag Manado, dugaan korupsi proses tender 25 proyek APBD Manado Tahun 2022/2023, dugaan korupsi pembagunan ruang terbuka hijau lapangan KONI Manado, dugaan korupsi dugaan korupsi pembangunan rumah ibadah (Mentalitas Pancasila), dugaan korupsi proses tender 7 proyek APBD Kota Manado 2024 serta kasus kekerasan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP Kota Manado  terhadap anak di bawah umur  di Kelurahan Teling Tingkulu Lingkungan lima.

Baca Juga  Warung Makan Milik Ibu Nita Desa Lumpias. Tiga Menu Andalan Ayam Patut Di Coba Kelezatannya

Selain kasus korupsi, Harianto berujar bahwa ada juga kasus-kasus mafia tanah yang perlu ditindak lanjuti oleh aparat penegak hukum, kasus-kasus tersebut diantaranya kasus mafia tanah yang merugikan Keluarga Sigar di Langoan, dugaan konspirasi dalam sertifikat ganda atas objek tanah di Kelurahan Winangun 1 linkungan 1, penyerobotan tanah warga Paniki Bawah Lingkungan 1 oleh koruporasi,

Selain itu terdapat kasus penyerobotan tanah milik Henny B Angkow yang berlokasi di Kalawat Kabupaten Minahasa Utara oleh mafia tanah, penggusuran tidak manusiawi dan perampasan tanah oleh Pemkot Manado atas tanah masyarakat di Ring Road Kel. Bumi Nyiur Kec. Wanea Manado, adanya upaya perampasan lahan dengan SHM palsu di kelurahan Molas Lingkungan IV serta permasalahan pembebasan lahan untuk proyek jalan Tol Manado – Bitung km 38+500 kelurahan kakenturan Bitung yang diduga salah bayar. dan masih banyak lagi kasus-kasus korban mafia tanah yang berada di Sulut.

Baca Juga  LMP Kota Manado Kembali Lakukan Giat Pengamanan Sholat Ied Umat Muslim di Halaman Kodim 1309 Kota Manado

Harianto berharap tututan-tuntutan yang disampaikan terkait penyelesaian kasus korupsi  dan mafia tanah dapat segera tindak lanjuti oleh aparat penegak hukum

“Kami berharap APH dapat menindaklanjuti memberikan atensinya, sehingga  kepercayaan masyarakat terhadap APH terjaga,” ujarnya.

Namun jika tidak ada tindak lanjut nyata oleh aparat penegak hukum, Harianto menegaskan akan menggelar aksi dengan massa yang lebih banyak.

Baca Juga  𝗪𝗮𝗵. 𝗗𝗶𝗿𝘂𝘁 𝗣𝗗 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗠𝗮𝗻𝗮𝗱𝗼 𝗣𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗛𝗲𝗻𝘁𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗜𝗯𝗮𝗱𝗮𝗵 𝗞𝗞𝗥 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗶𝗻𝗷𝗶𝗹 𝗝𝗮𝗹𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗥𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗣𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗞𝗲𝗻𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗬𝗲𝘀𝘂𝘀 𝗞𝗿𝗶𝘀𝘁𝘂𝘀 𝗱𝗶 𝗣𝗮𝘀𝗮𝗿 𝟰𝟱 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗠𝗮𝗻𝗮𝗱𝗼

“LSM RAKO bersama beberapa LSM yang lain akan mempersiapkan aksi lanjut, kami bersama teman-teman akan melakukan aksi lanjutan apabila tidak ada tindak lanjut terkait beberapa tuntutan kami, tentunya dengan massa yang lebih besar dan tekanan yang lebih Massif,”  tandas Harianto

Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh LSM RAKO dan GERAM berjalan kondusif, dan rencananya Aksi Lanjutan akan di lakukan kembali.

MEDIA MATARAKYATNEWS

Nj/CS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *