Pembentukan Kepengurusan IKKS Ranting Distrik Teluk Kimi Nabire

Berita, TELUK KIMI2939 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || NABIRE, TELUK KIMI – Masyarakat Teluk Kimi khususnya warga Sulawesi Selatan, secara spontan dan musyawarah membentuk kepengurusan Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (IKKS), ranting Distrik Teluk Kimi, Nabire, Papua Tengah. Pembentukan ini, dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian untuk menjaga kondisi Kota Nabire, agar tetap aman dan kondusif serta meningkatkan kebersamaan dan kepedulian antar sesama warga.

Pertemuan perdana pembentukan kepengurusan inti, dilaksanakan pada malam Senin, (31/8/2025) di kediaman salah satu sesepuh, H Musa, yang berdomisili di kompleks Pasar Samabusa. Rapat menghasilkan kepengurusan acaklamasi, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua 1: Karim Golik.

Ketua 2: Abdullah (Dolla).

Sekretaris: Taufik Bengkel.

Bendahara: Rosmiati Masehude.

Pembina: H. Musa, Masehude, Mustakim.

Kepengurusan ini, akan bertugas mengemban amanah menuju kepengurusan KKSS ranting wilayah, Distrik Teluk periode 2025-2030.

Kegiatan Sosial Perdana.

Pada Senin, (1/9/2025) siang, jajaran pengurus baru bersama beberapa anggota melaksanakan aksi sosial perdana, dengan memberikan bantuan langsung kepada warga Semoker, yang baru saja mengalami musibah kebakaran. Kegiatan ini, bertujuan meringankan beban warga korban kebakaran sekaligus memperkenalkan keberadaan kepengurusan IKKS ranting Distrik Teluk Kimi, kepada masyarakat Nabire dan sekitarnya.

Langkah Selanjutnya dan Harapan.

Koordinator Humas IKKS, Nasarudin (Anas), memberikan masukan agar pengurus inti dan pembina segera bertemu dengan pengurus IKKS Kabupaten Nabire dan IKKS Provinsi Papua Tengah, guna mengesahkan legalitas organisasi ini. Hal ini, diharapkan memperkuat posisi organisasi sehingga program jangka pendek dan panjang bisa terkelola dengan baik.

Dalam sambutan singkatnya, Ketua terpilih Karim Golik mengucapkan terima kasih, atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya sebagai nahkoda baru. Ia berkomitmen menjaga kebersamaan, kedamaian, serta memelihara kondisi yang kondusif bagi warga KKSS Teluk Kimi, menegaskan filosofi “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” dan “Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ia juga mengajak semua anggota mengutamakan substansi, marwah, dan tujuan organisasi sebagai tempat kerukunan, persaudaraan, dan perdamaian tanpa adanya permusuhan.

Pembentukan IKKS ranting ini, tidak hanya sebagai wadah kerukunan warga Sulawesi Selatan di rantau, melainkan juga sebagai penerus nilai-nilai luhur leluhur dan kearifan lokal, yang menjadi pegangan ketika merantau dari kampung halaman.

RED-MATARAKYATNEWS
JN. Ngangalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *