SPPG Dapur Mama Kita Jadi Lokasi Perdana Sosialisasi Kebencanaan di Papua Tengah

Berita, NABIRE293 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || NABIRE, PAPUA TENGAH – Satuan Pendidikan Pelaksana Program Gerakan (SPPG) Dapur Mama Kita Yayasan Anak Papua Tengah Hebat di Siriwini menjadi lokasi pertama pelaksanaan sosialisasi kebencanaan yang digelar oleh Dinas Kebakaran, Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satpol PP Provinsi Papua Tengah, pada Senin (4/11/2025) pukul 11.00 WIT.

Kegiatan ini diikuti oleh 27 relawan dari SPPG Siriwini 002 dan menjadi yang pertama di lingkungan SPPG, dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan relawan menghadapi potensi bencana, seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, maupun bencana alam lainnya.

Sebagai pemateri utama, Kabid BPBD Papua Tengah, Musa Kobogau, memaparkan dasar-dasar kebencanaan sesuai UU No. 24 Tahun 2007. Dalam penjelasannya, ia membahas jenis-jenis bencana, penyebab, hingga dampak yang dapat ditimbulkan. Musa juga menekankan pentingnya edukasi, mitigasi, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat.

Selain teori, Musa juga memberikan panduan langkah penyelamatan diri, mulai dari teknik berlindung saat gempa, cara evakuasi banjir, hingga tindakan aman menghadapi asap dan api.

Sementara itu, Sekretaris Damkar Papua Tengah, Amiq Syafary, membawakan materi teknis penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Ia menjelaskan fungsi, jenis, klasifikasi kebakaran, serta bagian-bagian APAR. Para relawan kemudian melakukan simulasi pemadaman api untuk memahami teknik yang benar dan aman.

Kegiatan berlangsung interaktif dan edukatif. Para relawan aktif dalam sesi tanya jawab, memperagakan teknik penyelamatan diri saat gempa, serta mempraktikkan penggunaan APAR dan cara penyelimutan api pada kompor gas. Praktik lapangan ini memberikan pengalaman langsung dalam menghadapi kondisi darurat.

Kabid BPBD Papua Tengah, Musa Kobogau, mengapresiasi antusiasme peserta.

Antusiasme mereka luar biasa. Sosialisasi ini penting karena wilayah kita memiliki potensi bencana yang cukup tinggi. SPPG Dapur Mama Kita menjadi lokasi pertama yang kami datangi dalam lingkup MBG,” ujarnya.

Sementara Kepala SPPG Nabire Siriwini 002, Sunaryo Mad Arab, S.Kom., M.Han, menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara.

“Kami sangat berterima kasih kepada BPBD dan Damkar Papua Tengah. Alhamdulillah, materi hari ini menjadi bekal penting bagi relawan kami. Semoga pelatihan seperti ini juga diterapkan di SPPG lainnya,” ucapnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar. Para relawan pulang dengan pemahaman baru tentang penanganan bencana dan kesiapsiagaan lingkungan.

RED-MATARAKYATNEWS
JN. Ngangalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *