10 Mahasiswa dan Pelajar Diamankan Usai Aksi Long March dan Upaya Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Pantai Waroki Nabire

MEDIA MATARAKYATNEWS || Nabire, Papua Tengah – Polres Nabire, mengamankan 10 pelajar dan mahasiswa yang diduga terlibat dalam aksi long march serta rencana pengibaran bendera Bintang Kejora di Pantai Waroki, Senin siang. Penanganan kasus dilakukan oleh Kasat Reskrim IPTU Habibi Cendrawasih Solosa, S.Tr.K., S.I.K., di bawah arahan Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, (01/12/2025)

Aksi diduga bermula dari kawasan Kali Merah, tempat sekelompok pemuda memulai long march sambil meneriakkan yel-yel. Ketika aparat menghentikan aksi tersebut, para peserta berpencar ke lorong-lorong sekitar. Sebagian dari mereka kemudian diduga menuju Pantai Waroki untuk mempersiapkan pengibaran bendera.

Melalui patroli dan penyisiran, aparat mengamankan 10 orang, delapan laki-laki dan dua perempuan. Mereka terdiri dari pelajar dan mahasiswa sejumlah kampus, termasuk USWIM dan STIKES, serta seorang pemuda yang mengaku tidak bekerja.

“Mereka sedang dimintai keterangan. Penyidik melakukan pendalaman untuk mengetahui peran, motif, dan sejauh mana keterlibatan masing-masing. Kami juga memastikan apakah mereka terlibat langsung dalam rencana pengibaran bendera,” ujar Kapolres.

AKBP Samuel D.Tatiratu, S.I.K., menegaskan bahwa penyidik berhati-hati dalam mengkaji unsur dugaan pelanggaran, termasuk kemungkinan penerapan Pasal 106 dan 110 KUHP. Namun, bila tidak ditemukan keterlibatan langsung, Polres mempertimbangkan untuk mengembalikan para pemuda itu kepada keluarga, mengingat sebagian besar masih berstatus pelajar dan mahasiswa.

“Kami mengutamakan edukasi. Kami mengingatkan mereka agar tidak mengorbankan masa depan yang sudah diperjuangkan orang tua,” tegasnya.

Kapolres juga mendoakan agar para pemuda tersebut mendapatkan hikmah dari peristiwa ini dan kembali fokus pada pendidikan.

“Kiranya Tuhan menuntun mereka, memberi kebijaksanaan dalam setiap langkah, dan membuka jalan terbaik bagi masa depan mereka. Harapan kami, mereka menjadi generasi yang membangun daerah ini,” ujar AKBP Samuel.

RED-MATARAKYATNEWS
JN. Ngangalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *