Ketua Adat Napan Dukung Groundbreaking Dapur SPPG Polri di Wilayah 3T Nabire

MBG, NABIRE, Papua Tengah12 Dilihat

Media Matarakyatnews |Nabire Papua Tengah – Ketua Adat Napan, Yustinus Zadrak Nathi, menyatakan dukungan penuh terhadap groundbreaking pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di wilayah terdepan, terluar dan terpencil (3T), khususnya di Distrik Napan, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Rabu (25/2/2026).

‎Menurut Yustinus, kehadiran dapur SPPG Polri menjadi harapan baru bagi masyarakat Distrik Napan, terutama dalam mendukung program pemerintah pusat terkait penyediaan makanan bergizi dan sehat bagi anak-anak di wilayah Distrik Napan

‎“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memprogramkan makanan bergizi dan sehat bagi anak-anak kami. Teristimewa bagi Distrik Napan yang merupakan distrik tertua dan melahirkan distrik-distrik lain di Kabupaten Nabire,” ungkapnya.

‎Ia juga secara khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Nabire yang telah membantu pembangunan dapur MBG di Napan.

‎“Kami juga berterima kasih kepada Polres Nabire yang sudah memperhatikan masyarakat Distrik Napan melalui pembangunan dapur SPPG ini. Ini bentuk kepedulian nyata kepada anak-anak dan generasi kami ke depan,” ujarnya.

‎Ia menuturkan, Distrik Napan memiliki nilai historis penting sebagai salah satu wilayah awal perkembangan pemerintahan di Kabupaten Nabire. Karena itu, ia berharap kehadiran Dapur SPPG Polri menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat di distrik Napan.

‎“Mungkin lewat dapur SPPG ini, perhatian pemerintah semakin nyata ada di Distrik Napan,” tambahnya.

‎Selain menyampaikan apresiasi, Yustinus juga memberikan sejumlah masukan kepada pemerintah. Ia berharap keberadaan dapur SPPG turut didukung tenaga medis yang memadai, termasuk dokter spesialis untuk mendampingi layanan kesehatan yang terintegrasi dengan rumah sehat di wilayah tersebut.

‎“Kami berharap ada dokter spesialis yang mendampingi rumah sehat dan dapur SPPG ini. Itu yang perlu diperhatikan,” tegasnya.

‎Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan fasilitas laut bagi Polsek Napan dan Koramil setempat. Menurutnya, akses laut sangat dibutuhkan guna menjangkau wilayah teritorial hingga Kilometer 100, serta memperkuat pengamanan sampai ke wilayah Siriwo.

‎“Supaya daerah teritorial sampai di Kilo 100 bisa dijangkau lewat laut maupun darat. Karena wilayah Distrik Napan sampai ke Siriwo merupakan areal pengamanan. Jadi fasilitas itu harus segera diperhatikan,” ujarnya.

‎Dukungan Ketua Adat Napan ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan Dapur SPPG Polri di wilayah 3T bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi pintu masuk penguatan pelayanan kesehatan, keamanan, dan percepatan pembangunan di Distrik Napan dan sekitarnya.

Red – MATARAKYATNEWS

JN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *