MEDIA MATARAKYATNEWS || SEREI, LIKUPANG BARAT – Dermaga penyeberangan antar pulau yang menjadi pintu gerbang utama bagi wisatawan yang ingin menyeberang ke pulau-pulau eksotis di Desa Serei, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara kini ambruk dan tidak bisa digunakan lagi.
Dermaga yang selalu di gunakan oleh para pengusaha dan nakoda kapal untuk menambatkan kapal yang mengangkut para wisatawan untuk menyeberang ke pulau-pulau seperti pulau Lihaga, Gangga dan lainnya ambruk sepanjang kurang lebih 15 meter.
Peristiwa ambruknya dermaga penyeberangan di Desa Serei Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara terjadi pada Jumat 2 Mei 2026 pukul 16.00. Wita.
Akibat ambruknya dermaga, dua orang perempuan lanjut usia (lansia) yang sedang melintas, menjadi korban dalam kejadian itu, korban mengalami luka ringan. Kemudian warga yang berada di lokasi kejadian langsung melarikan kedua wanita lanjut usia ke Puskesmas Mubune Likupang Barat.
Kejadian ini di duga karna dermaga tidak mampu menahan beban
Menurut keterangan dari Masyarakat bahwa usia jembatan itu sudah di atas 15 tahun dan belum pernah di lakukan perbaikan. Pantauan Media kondisi jembatan terlihat sudah tidak layak untuk digunakan karna sudah goyah dan membahayakan bagi para pengguna jalan.
Pemerintah Desa Serei membuat palang dan memberi akses jalan hanya di bagian kanan jembatan
Pejabat Hukum Tua Desa Serei Alfian Mailoor saat di konfirmasi melalui telpon WhatsApp membenarkan kejadian itu, Alfian mengatakan saat ini jembantan tersebut belum bisa dilakukan perbaikan, karna keterbatasan anggaran.
” Kami selalu pemerintah Desa akan berupaya membangun jembatan darurat agar dermaga tetap bisa beroperasi sambil menunggu dananya. Katanya.
Lebih lanjut Alfian menjelaskan; untuk sementara para pengguna dermaga yang menjemput atau mengantar para turis di alihkan ke Jembatan Perikanan Desa Serei yang jaraknya tidak jauh dari pelabuhan untuk turis itu.
Sejak pengalihan itu, para capten kapal maupun para penumpang mengeluhkan ketika air pasang atau surut terlalu tinggi, mereka mengalami kesulitan saat penumpang naik dan turun dari kapal.
Masyarakat Desa Serei berharap agar ada perhatian dan campur tangan dari Dinas terkait untuk membantu pemerintah Desa Serei untuk segera melakukan perbaikan jembatan agar bisa beroperasi kembali demi kebaikan bersama.
EDITOR: Ferdi Takalelumang



