Langgar SOP Penggunaan Mobil Operasional, BGN Hentikan Sementara SPPG Sirwini 2 Nabire

NABIRE37 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || Nabire – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sirwini 2 di Kabupaten Nabire. Keputusan ini diambil setelah terungkap pelanggaran serius terhadap prosedur operasional standar (SOP) dalam penggunaan kendaraan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Koordinator Wilayah MBG Nabire, Marsel Asyerem, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang menemukan mobil box milik dapur SPPG Sirwini 2 digunakan untuk mengangkut dan membuang sampah di kawasan Pasar Kalibobo. Temuan tersebut langsung memicu teguran dari Dinas Lingkungan Hidup setempat.

“Laporan warga kami terima di daerah, kemudian kami tindak lanjuti dengan menyampaikannya ke BGN Pusat. Ini menjadi dasar untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut,” ujar Marsel.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BGN Pusat langsung menghentikan sementara operasional dapur SPPG Sirwini 2. Langkah ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kepatuhan pelaksana program di lapangan.

Marsel menekankan bahwa penggunaan kendaraan operasional dalam program MBG telah diatur secara ketat dan tidak boleh disalahgunakan. Mobil box hanya diperuntukkan untuk distribusi makanan kepada penerima manfaat.

“Penggunaan di luar fungsi distribusi jelas melanggar SOP. Kendaraan tidak boleh digunakan untuk mengangkut sampah atau kepentingan lain,” tegasnya.

Saat ini, BGN masih melakukan proses evaluasi sebelum memutuskan pembukaan kembali operasional. SPPG Sirwini 2 diwajibkan memenuhi sejumlah syarat, termasuk memastikan kendaraan operasional kembali steril dan digunakan sesuai peruntukan.

Selain itu, pihak pengelola dapur harus menyampaikan surat pernyataan komitmen sebagai bentuk tanggung jawab. Pernyataan tersebut menjadi jaminan bahwa pelanggaran serupa tidak akan terulang dan seluruh ketentuan SOP akan dipatuhi.

Marsel menegaskan bahwa pengawasan terhadap program MBG akan diperketat di seluruh wilayah. Langkah ini penting untuk menjaga integritas program, menjamin kualitas layanan, serta memastikan setiap pelaksana bekerja sesuai standar yang telah ditetapkan.

banner728x90 banner728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *