MEDIA MATARAKYATNEWS |Nabire, Papua Tengah – Dalam rangka memastikan ketersediaan stok serta menjaga stabilitas harga bahan pokok, Tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan bahan pangan di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Jumat (6/2/2026). Kegiatan tersebut mendapat pendampingan langsung dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nabire.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIT dengan menyasar sejumlah lokasi strategis, mulai dari pasar tradisional hingga gudang penyimpanan bahan pokok skala besar. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi yang melibatkan Bapanas RI, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, serta Dinas Perdagangan tingkat provinsi dan kabupaten.
Pada pukul 09.30 WIT, tim gabungan melaksanakan pengecekan di Pasar Sentral Kalibobo. Pemeriksaan dilakukan di beberapa titik retail, di antaranya Toko Reqal dan Toko Tiga Putri. Adapun komoditas yang menjadi fokus pemantauan meliputi beras, minyak goreng Minyak Kita, daging sapi, serta sejumlah bahan pokok penting lainnya.
Selanjutnya, kegiatan monitoring dilanjutkan ke sektor hulu dengan mendatangi Gudang CV Prima dan Gudang Inti Jaya. Pengecekan di lokasi gudang bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan ketahanan stok bahan pangan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Nabire dan sekitarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait, di antaranya AKBP Fran Dalanta Kembaren, S.H., S.I.K., M.H. selaku Kasubdit Indagsi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire Yasor Victor Sawo, S.P., M.Si., serta perwakilan Bapanas RI Tono, S.P., M.Si. dan Rachmad Yulianto. Turut hadir pula Kasat Reskrim Polres Nabire Iptu Habibi Solosa, S.I.K., bersama personel Sat Reskrim dan perwakilan Bulog.
Seluruh rangkaian kegiatan monitoring dan pengawasan bahan pangan ini berakhir pada pukul 15.00 WIT. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(*)
Red – MATARAKYATNEWS
JN.







