Tekan Angka Kriminalitas di Area Tambang Tatelu,  Aparat Polres Minahasa Utara Bersama Polsek Dimembe, TNI, dan PemDes Tatelu Gelar Razia Sajam

MEDIA MATARAKYATNEWS || TATELU – Aparat Polres Minahasa Utara Bersama Polsek Dimembe, TNI, dan Pemerintah Desa Tatelu telah menggelar razia gabungan di area pertambangan Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe. Kamis, (16/07/2026)

Meningkatnya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta adanya kasus kriminalitas nyata yang terjadi di area tambang Tatelu sehingga Aparat mengambil langkah tegas untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah pertambangan.

Operasi gabungan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Dimembe, dan dihadiri oleh Camat Dimembe, Danramil, Pj. Hukum Tua Desa Tatelu, serta pengurus Koperasi setempat.

foto. Operasi gabungan Aparat TNI, Polri bersama Pemdes Tatelu menggelar razia gabungan di area pertambangan Desa Tatelu, 

Dalam Operasi ini Aparat berhasil mengamankan berbagai senjata tajam (sajam) seperti parang, badik, dan pisau. tak hanya Sajam Petugas juga mendapati Senapan Angin.

Selain menyita barang bukti, aparat mengedepankan tindakan preventif dan imbauan agar para pekerja tidak lagi membawa sajam atau mengonsumsi miras saat bekerja.

Lokasi pertambangan rakyat rentan terhadap perselisihan, sehingga Aparat bersama pemerintah desa berupaya menekan angka kriminalitas dan mencegah terjadinya insiden berdarah atau penganiayaan antar penambang yang sering dipicu oleh konsumsi minuman keras (miras).

Diketahui, Beberapa waktu sebelumnya (Juni 2026), Tim URC Polres Minut sempat menangkap pelaku tindak pidana penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis besi putih yang terjadi langsung di area Tambang Tatelu. Kasus nyata ini mendorong aparat untuk segera melakukan pembersihan senjata tajam guna memutus rantai kekerasan

Melalui razia tersebut, sinergi tiga pilar Polri, TNI, dan Pemerintah Desa bertujuan untuk memastikan bahwa wilayah tambang Tatelu murni menjadi tempat mencari nafkah yang aman, bebas dari intimidasi, dan kondusif bagi semua pekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *