Warga Tolak Bangun Kandang Babi. Pemdes Klabat Gelar Musyawarah

Klabat22 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || KLABAT – Sejumlah warga Desa Klabat kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara bersama pemerintah Desa setempat mengelar musyawah menolakĀ  pembangunan kandang babi yang berdekatan dengan pemukiman warga.

Pemerintah Desa Klabat bersama Babinkantibmas kemudian merespon keluhan warga dengan mengelar musyawarah bersama warga yang bertempat di balai Desa Klabat. Senin, (25/5/2026) pukul 10:00 WITA.

foto.dok.

Dalam kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) tersebut turut dihadiri oleh Kanit Binmas Bripka Marten Mandi, Hukum Tua Desa Klabat Joaneke Telly dotulong S.IP,. Sekretaris Desa Michel Chrsty Jeniffer Havelaar, Kasie Pemerintahan Maximus Decky Singal, tokoh masyarakat dan perwakilan Masyarakat.

Penolakan pembangunan dan keberadaan kandang babi dekat pemukiman warga kerap memicu polemik lingkungan. Warga keberatan karena bau menyengat, pencemaran lingkungan, dan potensi limbah peternakan yang mengganggu sanitasi sumur serta kesehatan warga sekitar.

Dalam rapat tersebut Pemerintah Desa (Pemdes) Klabat menerima masukan warga terkait penolakan adanya pembuatan kandang babi di dalam lokasi perkampungan warga dengan jarak hanya 40 meter dari rumah warga.

Diketahui, pihak pengelola sebelumnya tidak pernah memberitahukan kepada pemerintah desa dan warga setempat tentang adanya pendirian kandang babi, bahkan belum melakukan sosialisasi. sehingga masyarakat menolak pendirian kandang babi di lingkungan rumah warga, kecuali sedikit jauh dari perkampungan.

Dalam forum Musyawarah Antar Desa tersebut suasana forum sangat interaktif, dan warga sangat antusias menyimak dengan seksama dan berdiskusi dengan narasumber.

Hasil dari forum tersebut menghasilkan kesepakatan baik pengelolah dan masyarakat tidak di ijinkan mendirikan bangunan kandang babi di dalam lingkungan warga, kecuali didirikan jauh dari perkampungan dengan radius 100- 500 meter dari perkampungan.

Kegiatan musyawarah antara masyarakat, pemerintah desa, dan pengusaha terkait rencana pembangunan kandang di Desa Klabat berlangsung aman. meskipun ada perbedaan pendapat saat rapat di gelar, dan semua pihak mau duduk bersama, mendengar, dan mengedepankan musyawarah, akhirnya ditemukan solusi terbaik.

Pemerintah Desa (Pemdes) Klabat berharap seluruh masyarakat dapat mendukung keputusan yang telah disepakati.

M2 / Ferdi Takalelumang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *