MEDIA MATARAKYATNEWS || BITUNG – Kota Bitung digegerkan dengan peristiwa menyayat hati, seorang balita berusia 1.8 tahun tewas akibat percekcokan suami dan istri. balita bernama Zavier Ali berusia 1,8 tahun meninggal di tangan orang tuannya sendiri.
Seorang balita bernama Zavier tewas setelah kedua orangtuanya terlibat pertengkaran di Kos-kosan Glow, Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Minggu (21/3/2026) kemarin.
Menurut Adel Peristiwa bermula ketika ayah korban tersulut emosi dan melempar anaknya ke tempat tidur, sehingga membuat Zavier menangis hingga alami kejang.
“Dia (Fadli) membuang Zavier dari depan pintu kos ke tempat tidur. Kejadian itu kemudian membuat ade alami kejang dan kesulitan bernapas,” kata Adel ibu korban yang juga Istri Fadli.
Lanjut Adel, Ia sempat berupaya melakukan pertolongan pertama dengan cara menupuk dan memberikan napas buatan, tapi nyawa Zavier tidak tertolong.
“Kondisi fisik ade nda seperti anak-anak lainnya. Ia sempat di diagnosa punya kelainan jantung sejak kecil,” ujarnya.
Belum diketahui secara pasti penyebab cekcok yang mengakibatkan anak Balita meninggal dunia. Dugaan sementara disebabkan adanya persoalan ekonomi.
Kasat Reskrim Polres Bitung Ajun Komisaris Polisi, Ahmad Anugrah Ari Pratama menyatakan, polisi masih melakukan pendalaman terkait meninggalnya seorang balita di Kos-kosan Glow, Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Termasuk kedua orang tua korban,” ucap Ahmad saat ditemui sejumlah wartawan di Polres Bitung, Senin (23/3/2026) siang Dikutip Sulawesion.com
Selain mengumpulkan keterangan dari saksi, kata Ahmad, pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Kami harap teman-teman jurnalis bersabar ya. Jika ada perkembangan lanjutan dari kasus ini akan diinformasikan,” tuturnya.








