Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono Tindak Lanjuti Instruksi Presiden, Tinjau Lahan Relokasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang Tagulandang

Nj

SULAWESI UTARA257 Dilihat

MEDIA MATARAKYATNEWS || SULUT – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY berangkat ke Bandara Gorontalo, Sulawesi Utara 5 Mei 2024.

Perjalanan ini dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara, Jakarta, pada (3/5/204) kemarin.

Kepala negara meminta AHY untuk memastikan status tanah di Bolaang Mongondow sebelum relokasi dilakukan. AHY mengunjungi calon lahan relokasi warga pengungsi yang terdampak semburan abu vulkanik Gunung Ruang, Tagulandang, Sulawesi Utara.

Baca Juga  Pihak Keluarga Terpidana Drs. Musliman Datukramat, M.Si: Kami Tidak Akan Berhenti Disini, Kami Akan Terus Mencari Keadilan, Jika Tidak Ada Pengembangan Terhadap Pihak Penyedia/Pelaksana Dalam Fakta Persidangan Yang Telah Mengakui Menikmati Uang Korupsi Dan Belum Tersentuh Hukum

Calon lahan relokasi itu bertempat di Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. “Saya ingin meyakinkan apakah lahan yang dipersiapkan di Bolaang Mongondow Selatan ini sudah siap, statusnya sudah clean and clear,” kata AHY melalui keterangan tertulisnya.

301 Keluarga akan Direlokasi Akibat Erupsi Gunung Ruang, Pemprov Sulut Lakukan Pembebasan Lahan

Putra Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY itu menyatakan pemerintah berharap relokasi para pengsungsi bisa segera dilakukan. AHY mengklaim akan mempercepat proses administrasi pertanahan untuk lahan relokasi tersebut. Dengan begitu, kata dia, relokasi dan pembangunan infrastuktur bagi warga pengungsi bisa segera dilakukan.

Baca Juga  Penegasan Ketua Majelis Dewan Pendiri Laskar Merah Putih Terhadap Kepengurusan Yang SAH di Sulawesi Utara. Simak Tanggapanya;

Sementara Kementerian ATR/BPN yang dipimpin AHY bertugas untuk memastikan tanah di lokasi itu sudah clean and clear secara administrasi pertanahan. Pembangunan hunian baru bisa dilakukan jika syarat-syarat administrasi itu terpenuhi.

Dalam kunjungannya, AHY harus mendarat di Bandara Djalaludin, Gorontalo karena Bandara Sam Ratulangi, Manado saat ini masih ditutup abu erupsi Gunung Ruang. AHY menempuh perjalanan darat sekitar empat jam untuk mencapai Bolaang Mongondow.

Baca Juga  Dr. Pdt. Tammy Wantania, M.Th di Berhentikan Dengan Tidak Hormat Oleh  BPMS GMIM

 

RED – MATARAKYATNEWS

Nj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *