Kepala BGN Baru Sudaryono Sebut Konsumsi Telur Bikin Bisulan. Nitizen: Negara ini Gak Kekurangan Pelawak

MEDIA MATARAKYATNEWS || JAKARTA – Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Sudaryono, menjadi sorotan usai mengaitkan konsumsi telur dengan bisulan pada masa kecilnya. Cerita itu disampaikan usai pelantikannya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Sudaryono, menceritakan masa kecilnya di Grobogan sering makan telur dari ayam peliharaan ibunya hingga bisulan. Pernyataan ini menuai sorotan karena mengaitkan konsumsi telur dengan bisul, padahal secara medis telur tidak menyebabkan bisulan.

“Saya sendiri anak dari desa. Ibu saya memelihara ayam di pojok rumah, dan saya selalu makan itu sampai, maaf, sampai bisulan di mana-mana. Saya merasa bisa tumbuh berkembang karena telur, karena ikan jarang di Grobogan,” ujar Sudaryono.

Klaim tersebut langsung dibantah ahli gizi Siti Soraya. Ia menegaskan tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan konsumsi telur, bahkan dalam jumlah banyak pada orang sehat, bisa memicu bisul. Telur justru mengandung protein berkualitas tinggi dengan asam amino esensial lengkap, vitamin A, B12, serta kolin yang berfungsi memperbaiki jaringan dan memperkuat sistem imun.

Siti menjelaskan bisul murni disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus, bukan karena makanan tertentu. Jika bisul muncul setelah makan telur, itu hanya kebetulan karena proses infeksi membutuhkan waktu beberapa hari hingga gejala muncul.

Selain itu, pernyataan Kepala BGN, Sudaryono, memicu berbagai sindiran jenaka dan komentar miring dari netizen di berbagai media sosial seperti Instagram dan Facebook. Beberapa netizen menyayangkan pernyataan seorang kepala lembaga gizi negara yang justru membahas mitos kuno.

Muncul komentar seperti,

Seorang kepala Badan Gizi Nasional bilang gini? Kok kelihatan omongannya gak berbobot ya, cuma telor yang dibahas,” serta, “Ganti pimpinan tapi kicauannya tetep ruwet.”

Negara rupanya tidak kekurangan pelawak, mengingat pernyataan ini disampaikan sesaat setelah pelantikan resmi di Istana Negara, netizen menganggapnya sebagai lelucon.

Komentar seperti, “Negara ini gak kekurangan pelawak,” dan “Belum apa-apa udah kocak stand up bangnya,” ramai ditulis di kolom komentar media sosial.

Banyak netizen yang mengkritik mengapa posisi sepenting Kepala Badan Gizi tidak diisi oleh profesional di bidangnya. Salah satu komentar yang mencuat adalah, “Beginilah akibatnya jika kepala BGN gak dijabat oleh ahli gizi.”

Nitizen, tenaga kesehatan dan ahli gizi ikut merasa gemas karena mereka selama ini berjuang mengedukasi masyarakat agar tidak takut makan telur.

Dokter Ayman Alatas lewat akunnya bahkan sempat mencurahkan isi hatinya, “Capek-capek nakes edukasi makan telur karena sumber protein yang bagus, terus mitos telur bikin bisulan muncul lagi.”

Sudaryono sendiri resmi menjabat Kepala BGN menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *