MEDIA MATARAKYATNEWS || JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM), atau Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC), kembali memperkuat sinergi regional melalui diskusi bertema, “Studi Korupsi Berbasis Bukti” yang berlangsung di ACLC KPK, Jakarta, pada 11–12 Agustus 2025.
Pertemuan selama dua hari ini, menjadi wadah berbagi pengalaman dan strategi kreatif dalam pendidikan serta riset antikorupsi. Hari pertama berfokus pada pendidikan, mencakup integrasi nilai antikorupsi di seluruh lingkungan pendidikan.
Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, menegaskan akan komitmen KPK bahwa pendidikan antikorupsi, harus menjangkau semua kalangan.
“Pendidikan antikorupsi tidak berbatas. Mulai usia dini, hingga perguruan tinggi, keluarga hingga kader partai politik, perusahaan swasta hingga ASN, serta calon penyelenggara Negara hingga calon Presiden, “ujar Wawan.
Hari kedua, difokuskan pada riset berbasis bukti dan penguatan kerjasama regional. KPK, membagikan hasil studi persepsi korupsi dan pemanfaatan data, untuk mendukung kebijakan yang lebih efektif.
RED-MATARAKYATNEWS
NICXON A.S







