Propam Diturunkan Lakukan Pengecekan di Lokasi Tambang Ratatotok. Humas Polda Sulut Tegaskan Tidak Ada Penembakan Oleh Anggota Kami Terhadap Warga

Editor Nj

MEDIA MATARAKYATNEWS || Minahasa Tenggara, 16/5/2024 – Enam Anggota Oknum Brimob yang di duga menembak tiga belas warga di lokasi tambang Pasolo Desa Ratatotok satu Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara, Manado (15/5/2024).

Bahwa”Kapolda ketika mendapat informasi tentang peristiwa di lokasi tambang PT. HWR, langsung memerintahkan Propam untuk menuju lokasi dan mengecek kebenaran atas peristiwa yang terjadi.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil. Mengatakan dalam hal keberadaan enam anggota Brimob di lokasi tambang Pasolo Desa Ratatotok, sudah sesuai prosedur ada surat perintah tugas dari atasan dan atau pimpinan, kata Thamsil Kabid Humas Polda Sulut.

Baca Juga  Polsek Cileungsi Lakukan Cek Dan Olah TKP Terkait Adanya Temuan Mayat Diketahui Berjenis Kelamin Laki-Laki

Lanjut Michael,”kehadiran enam anggota Brimob tersebut permintaan pengamanan dari PT. HWR. Menurutnya PT. HWR mempunyai Ijin Usaha Pertambangan IUP berlaku sampai tahun 2025 dan mempunyai lahan kurang lebih seratus hektar.

Sangat tidak benar anggota Brimob yang melakukan penembakan secara membabi buta terhadap ke tiga belas warga tersebut, ucap Michael”.

Pihak Propam Polda Sulut dan penyidik Polres Minahasa Tenggara telah melakukan penyelidikan dan atau pemeriksaan di lokasi tempat kejadian TKP ” tak di dapati penembakan secara membabi buta terhadap ke tiga belas warga penambang ilega tersebut,” yang sebenarnya anggota Brimob melakukan tembakan peringatan ke udara.

Baca Juga  Ketua Ormas Nasional LMP Kota Manado Kecam Keras Pembubaran Ibadah KKR Dalam Rangka Memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus di Kota Manado

Namun tiga belas warga penambang ilegal tersebut ada yang luka karena tersungkur dibebatuan mereka lari ketakutan bukan kena tembak, tegas Thamsil.

Kata Michael Kabid Humas Polda Sulut bahwa ke-tiga belas orang tersebut sekali lagi bukan warga Desa Ratatotok” tetapi dari Desa Mundung Tombatu. Saat melarikan diri, ada terdapat 3 (tiga) Orang dari sekelompok orang dimaksud yaitu an. DG al. DENY, Lk. AD al. AXEL, Lk. RL al. REVALDI mengalami luka lecet pada bagian kaki dan sudah mendapat perawatan medis di RS. Ratatotok

Baca Juga  Polsek Rancabungur Berantas Aksi Pungli dan Premanisme Jalanan

Di duga keberadaan tiga belas orang dilokasi tambang Pasolo Desa Ratatotok ada yang membiayai dan dibayar Rp.100 ribu rupiah per-orang, dan pihak Kepolisian Polda Sulut serta Polres Mitra masih mendalami siapa yang membiayai dan juga siapa yang menyuruh, pungkas Michael Kabid Humas Polda Sulut.

 

RED-MATARAKYATNEWS

Nj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *