Viral di Medsos, Bangunan Koperasi Desa Merah Putih Berdampingan Langsung Dengan Kompleks Makam

MEDIA MATARAKYATNEWS || MINAHASA SELATAN – Unggahan video di media sosial (Medsos) menyoroti pembangunan Kantor Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kakenturan Barat, Kecamatan Modoinding, yang dinilai tidak biasa karena berdiri tepat di depan area pemakaman umum. Lokasi ini memicu perbincangan hangat dan tanda tanya dari warganet.

Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di sekitar atau di depan area pemakaman seperti yang terjadi di Kakenturan Barat, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Dalam rekaman tersebut memperlihatkan proses atau kondisi bangunan koperasi yang berdampingan langsung dengan kompleks makam atau pekuburan.

Banyak pihak mempertanyakan kelayakan serta alasan pemilihan tata letak lahan tersebut.

Sudut pandang visual yang memperlihatkan pintu masuk berhadapan langsung dengan nisan memicu persepsi miring dan candaan dari warganet di media sosial.

Beberapa pihak khawatir Stigma menyeramkan ini dapat membuat sebagian masyarakat enggan berkunjung, yang berisiko menurunkan omzet harian koperasi.

Dalam rekaman video warga lokal di Sulawesi Utara, terdengar celetukan berkelakar bahwa para makhluk halus (sering disebut manis atau wowo) kini tidak perlu berjalan jauh lagi jika ingin berbelanja kebutuhan pokok.

Netizen juga menyindir bahwa koperasi tersebut sengaja dibangun dekat makam untuk melayani belanja para arwah atau “lelembut”.

Selain candaan mistis, masyarakat mengkritik proyek massal ini terkesan terlalu dipaksakan tanpa survei lapangan yang matang demi mengejar target kuantitas pusat.

Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat terkait status penentuan titik bangunan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *