MEDIA MATARAKYATNEWS || MINAHASA UTARA – Dongkrak pelayanan publik, Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, luncurkan delapan inovasi daerah sekaligus. Peluncuran ini dilaksanakan di Atrium Kantor Bupati Minahasa Utara pada Senin, 2 November 2026, Delapan inovasi yang digagas oleh para pejabat eselon II tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari keterbukaan informasi, pariwisata, hingga administrasi pedesaan.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari hasil Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII untuk mereformasi birokrasi, mendongkrak pelayanan publik, serta mengimbangi investasi triliunan yang masuk ke Kabupaten Minahasa Utara.
Bupati Joune Ganda memberikan apresiasi tinggi atas kinerja luar biasa sepanjang tahun 2025 yang membuahkan banyak prestasi membanggakan. Namun, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak berpuas diri mengingat tantangan besar telah menanti di depan mata, terutama terkait kebijakan anggaran pusat.
Disamping itu Bupati Joune Ganda juga menegaskan kepada jajarannya agar delapan inovasi ini tidak boleh berhenti hanya sebagai “proyek kertas” atau sebatas pemenuhan syarat administratif pelatihan kepemimpinan (PKN Tingkat II). Keberlanjutan eksekusi di lapangan menjadi kunci utama agar seluruh sistem digital ini benar-benar mempermudah urusan masyarak
“Saya berharap inovasi yang dihasilkan ini bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan sebagai peserta PKN. Inovasi ini harus benar-benar dilaksanakan dan terus dikembangkan di lapangan,” tegas Bupati Joune Ganda.
Berikut delapan inovasi brilian yang di gagas Bupati Joune Ganda;
AKSI KLABAT
Portal digital garapan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) untuk memperkuat komunikasi publik, transparansi pemerintahan, dan mempermudah akses informasi bagi dunia usaha serta investor.
DEWI MINUT MEMIKAT (Desa Wisata Minahasa Utara Mandiri, Terintegrasi, dan Memikat)
Program dari Dinas Pariwisata untuk mendorong kemandirian desa wisata melalui penguatan kelembagaan, SDM, dan produk wisata lokal agar menjadi mesin ekonomi baru.
SIPERINTIS MINUT.
Inovasi sektor strategis daerah guna meningkatkan efisiensi dan jangkauan pelayanan publik.
SIKLABAT
Sistem berbasis teknologi informasi terintegrasi untuk mendukung percepatan reformasi birokrasi.
SIGAP BANGUN MINUT
Terobosan percepatan pembangunan infrastruktur daerah secara responsif dan akuntabel.
Dua Hasil Satu Lahan. Program inovatif di sektor pertanian/ketahanan pangan untuk mengoptimalkan produktivitas lahan demi kesejahteraan masyarakat lokal.
SIFORSA MINUT
Aplikasi digital tata kelola internal untuk memotong jalur birokrasi yang lama dan berbelit-belit.
KILAT DESA
Sistem digitalisasi administrasi dan pelayanan publik di tingkat desa agar masyarakat tidak perlu lagi mengantre lama di kantor kabupaten.
Masyarakat berharap peluncuran 8 inovasi daerah ini bertumpu pada efektivitas nyata di lapangan dan hilangnya budaya birokrasi yang berbelit-belit. Urusan surat-menyurat, dokumen kependudukan, dan bantuan sosial di kantor hukum tua (kepala desa) bisa selesai dalam hitungan menit tanpa harus bolak-balik ke ibu kota kabupaten. Harapannya efisiensi ini menutup celah pungutan liar dan mempercepat rantai komando pelayanan
Masyarakat sangat mendukung ultimatum Bupati Joune Ganda yang menuntut program ini menjadi legacy berkesinambungan yang dievaluasi secara ketat demi pelayanan publik jangka panjang.












