Jenazah Korban Truk Terjun ke Laut di Pelabuhan Samabusa Berhasil Dievakuasi

MEDIA MATARAKYATNEWS | Nabire Papua Tengah TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Nabire bersama Basarnas Nabire dan unsur terkait berhasil mengevakuasi jenazah korban kecelakaan laut atas nama Yanti, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam pada peristiwa truk jatuh ke laut di Dermaga Pelabuhan Umum Samabusa, Kabupaten Nabire.

Jenazah korban ditemukan pada Rabu (31/12/2025) pagi di wilayah Pantai Sawado, Samabusa Kampung, Distrik Teluk Kimi, sekitar ±1,8 mil laut dari titik awal kejadian. Penemuan tersebut bermula dari laporan masyarakat setempat yang mencium bau menyengat di sekitar pesisir pantai dan kemudian menemukan jenazah dalam kondisi terjepit di antara akar pohon bakau.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Lanal Nabire, Basarnas Nabire, serta Sat Pol Airud Polres Nabire segera bergerak ke lokasi untuk memastikan kebenaran laporan.

Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan proses evakuasi menggunakan kapal LCR milik Basarnas Nabire, dengan mengedepankan aspek keselamatan dan prosedur penanganan jenazah.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi dan disaksikan langsung oleh pihak keluarga, jenazah dipastikan merupakan korban a.n. Yanti, berdasarkan identifikasi pakaian yang masih melekat pada tubuh korban, yang dikenakan saat kejadian truk terjun ke laut beberapa hari sebelumnya.
Proses evakuasi diawali dengan pembacaan doa oleh tokoh agama setempat, kemudian dilanjutkan dengan pengangkatan jenazah secara hati-hati mengingat posisi korban yang terjepit akar bakau. Selanjutnya, jenazah dievakuasi melalui jalur laut menuju Pantai Labani, Posko Tim SAR Gabungan di Lanal Nabire, sebelum dibawa menggunakan ambulans Karantina Kesehatan Pelabuhan ke RSUD Nabire untuk penanganan lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Komandan Lanal Nabire, Letkol Laut (P) Dwi Prasetyo, S.H., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa keberhasilan evakuasi tersebut merupakan hasil sinergi lintas instansi serta peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi awal.
“TNI Angkatan Laut akan selalu hadir dalam setiap operasi kemanusiaan di wilayah perairan. Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara TNI AL, Basarnas, Polri, instansi pelabuhan, tenaga kesehatan, serta dukungan masyarakat,” tegas Komandan Lanal Nabire.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai, dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.

Red: MATARAKYATNEWS

JN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *