MEDIA MATARAKYATTNEWS || SULUT -Pembentukan berbagai komunitas baru di berbagai daerah sangat diapresiasi oleh organisasi kemasyarakatan Laskar Merah Putih (LMP), karena dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan nasional.
Ormas Nasional LMP Markas Cabang Minahasa Utara secara konsisten terus mendorong kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah demi menjaga stabilitas dan nilai-nilai persatuan.
Seperti halnya pembentukan Komunitas Bersama yang di prakarsai oleh H. Ahmad Nuri yang merupakan tokoh muslim di Sulawesi Utara. Nuri di ketahui sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Jawa yang ada di Sulawesi Utara.
Ketua Ormas LMP Markas Cabang Minahasa Utara, Vraiser A. Telew, S.E mengapresiasi pembentukan komunitas ini. Menurutnya, Lahirnya sebuah komunitas dari keberagaman suku, agama, dan budaya di Sulawesi Utara adalah hal yang sangat baik dan strategis.
“Komunitas ini menjadi cerminan nyata dari semboyan lokal “Torang Samua Basudara” (Kita semua bersaudara) dan filosofi “Si Tou Timou Tumou Tou” (Manusia hidup untuk memanusiakan manusia) yang diwariskan oleh Dr. Sam Ratulangi”, Kata Ketua LMP Marcab Minahasa Utara pada Minggu, (28/06/2026)
Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa nilai positif dari lahirnya komunitas tersebut di bumi Nyiur Melambai. Komunitas yang inklusif sejalan dengan kearifan lokal seperti budaya Mapalus (tradisi gotong royong dan kerja sama), di mana masyarakat saling membantu tanpa memandang sekat agama maupun etnis.
“Kerukunan yang terjaga dengan baik, akan menciptakan iklim yang aman dan damai, sehingga memudahkan kerja sama dan mempercepat pembangunan sosial di daerah”. Pungkasnya.
Diketahui, Komunitas Beragam Suku dan Agama di Manado di singkat (BERSAMA) lahir dari keberagaman suku di berbagai daerah di Indonesia yakni; Jawa, Minahasa, Bugis, Toraja, Gorontalo, Sangihe, dan beberapa daerah lainnya.
Komunitas ini diharapkan akan menjadi wadah melanjutkan tradisi positif karena Sulawesi Utara telah lama dikenal sebagai salah satu wilayah percontohan pelopor toleransi dan kerukunan antar umat beragama terbaik di Indonesia.
Ormas LMP Markas Cabang Minahasa Utara (SKT: Bakesbangpol No. 77/SKM/Kesbangpol /II/2024)








