MEDIA MATARAKYATNEWS || JAKARTA -Politisi Ferdinand Hutahaean menanggapi rencana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang akan menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta dengan membawa isu RUU Perampasan Aset.
Pernyataan Ferdinand ini disampaikan melalui sebuah unggahan video tanggapan yang disiarkan oleh berbagai media nasional. Ferdinand menyatakan siap menghadapi dan melawan segala bentuk upaya unjuk rasa dari kelompok tersebut di ibu kota.
Ferdinand mempertanyakan alasan AMPB membawa isu tersebut dari Pati ke Jakarta. Ia menilai rencana aksi tersebut sebagai sebuah lelucon dan menyebut isu RUU Perampasan Aset yang dibawa massa berpotensi ditunggangi kepentingan politik tertentu.
“Jauh-jauh kalian dari Pati membawa isu ini ke Jakarta, bagi saya adalah sebuah lelucon,” kata Ferdinand.
Ferdinand menuding terdapat kekuatan politik tertentu di balik rencana aksi tersebut. Menurutnya, aksi yang digelar di Jakarta berpotensi mengganggu ketertiban apabila tidak dilakukan secara tertib.
Berikut Poin Utama Pernyataan Ferdinand Hutahaean
1. Tudingan Tunggangan Politik:
Ferdinand menegaskan bahwa isu RUU Perampasan Aset yang digaungkan oleh AMPB sejatinya hanya dijadikan kendaraan oleh aktor politik tertentu untuk memicu kekacauan di Jakarta.
2. Ancaman terhadap Pemerintahan Prabowo:
Ia menilai pergerakan ini memiliki agenda terselubung untuk mengusik, mengganggu, bahkan berupaya menjatuhkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
3. Siap Melawan Massa Aksi:
Ferdinand menyatakan siap menghadapi dan melawan segala bentuk upaya unjuk rasa dari kelompok tersebut jika dinilai mulai mengganggu ketertiban umum dan menciptakan situasi chaos di ibu kota.
5. Proses Hukum di DPR Sedang Berjalan:
Menurut Ferdinand, AMPB tidak perlu melakukan demonstrasi besar-besaran karena draf RUU Perampasan Aset sebenarnya sudah masuk dalam pembahasan rapat Komisi III DPR RI dan tinggal menunggu waktu untuk disahkan













