Alasan Mengerikan Mengapa Ibu Kota RI Wajib Dipindah. Begini Alasannya;

Editor Nj

MEDIA MATARAKYATNEWS || Jakarta, 9/6/2024 – Teryata bukan tanpa alasan Joko Widodo Presiden RI berupaya keras untuk memindahkan Ibu kota RI secepatnya. salah satu alasannya yakni untuk mengurangi beban Jakarta dan Jabodetabek.

Jakarta sendiri saat ini sedang mengalami permasalahan ekologis yakni penurunan tinggi permukaan tanah. Beberapa wilayah bahkan terancam tenggelam oleh turunnya permukaan tanah dan naiknya muka air laut.

Gambar ilustrasi 

Dampak krisis iklim semakin mengkhawatirkan penduduk bumi. Pengaruhnya telah dirasakan di Indonesia dan tak terbatas pada cuaca belaka. Mungkin pembaca MatarakyatNews pernah mendengar kabar Jakarta diprediksi akan tenggelam beberapa tahun ke depan. Mengingat parahnya dampak krisis iklim di dunia, bukan hanya Jakarta saja yang dikhawatirkan tenggelam, tapi juga daerah-daerah lain di utara Pulau Jawa.

Baca Juga  DJ AA HAMIL DUGAAN KUAT PERBUATAN ASN KEJAKSAAN AGUNG

Di tahun 2019, World Economic Forum merilis beberapa kota yang mungkin tenggelam pada 2100 bila tidak ada perubahan. Jakarta bertengger di posisi pertama kota dunia yang akan tenggelam, diikuti Lagos, Nigeria, serta Houston, AS.

Di tahun 2021, Badan Antariksa AS NASA mengatakan meningkatnya suhu global dan lapisan es yang mencair membuat banyak kota di pesisir seperti Jakarta menghadapi resiko banjir dan juga luapan air laut yang semakin besar. “Masalah banjir itu juga semakin memburuk dalam beberapa dekade karena adanya pemompaan air tanah yang menyebabkan tanah tenggelam atau surut,” ujar badan yang berbasis di Washington itu.

NASA mencatat bahwa kenaikan laut global yang rata-rata naik sebesar 3,3 mm per tahun dan adanya tanda badai hujan makin intens saat atmosfer memanas, NASA mengatakan banjir jadi hal biasa. Sejak tahun 1990-an bahkan banjir besar telah terjadi di Jakarta dan musim hujan 2007 membawa kerusakan dengan 70% wilayah terendam.

Baca Juga  Dalam Pemerintahan Desa. Kedudukan Kepala Desa Apakah Lebih Tinggi Dari BPD. Teryata Begini 

NASA juga mengunggah gambar landsat yang menunjukkan evolusi Jakarta dalam tiga dekade terakhir. Adanya pembabatan hutan dan vegetasi lain dengan permukaan kedap air di daerah pedalaman di sepanjang sungai Ciliwung dan Cisadane telah mengurangi jumlah air yang dapat diserap.

Hal Ini juga yang menyebabkan adanya limpahan serta banjir bandang. Populasi wilayah Jakarta lebih dari dua kali lipat antara tahun 1990 dan 2020 telah membuat lebih banyak orang yang memadati dataran banjir dengan resiko tinggi.

Baca Juga  Serah Terima Jabatan Plt Hukum Tua Desa Tetelu George Gerry Santi Kepada Dkn. Rossiena Anashtasia Angkouw, SE

Celakanya lagi, banyak saluran sungai dan kanal yang menyempit atau tersumbat secara berkala oleh sedimen dan sampah, sehingga sangat rentan terhadap luapan.

Salah satu gambar yang menunjukkan wilayah pada tahun 1990, lahan buatan dan pembangunannya baru menyebar ke perairan dangkal Teluk Jakarta. Salah satu analis data menunjukkan orang membangun setidaknya 1.185 hektar lahan bar di sepanjang pantai. melansir CNBC Indonesia

Jakarta diprediksi terancam tenggelam dikarenakan perubahan iklim yang saat ini sedang menghantui seluruh dunia.

Apa yang terjadi di Indonesia jika proyeksinya benar bahwa dalam 10 tahun ke depan, mereka mungkin harus memindahkan ibu kotanya karena mereka akan berada di bawah air.

RED-MATARAKYATNEWS

Nj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *