Gunung Karangetang Sitaro Sulut Kembali Mengalami Erupsi

MEDIA MATARAKYATNEWS || SITARO – Aktivitas Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, dikonfirmasi kembali mengalami erupsi eksplosif kecil pada Minggu malam, 12 Juli 2026 sekitar pukul 19.13 WITA.

Berdasarkan laporan terbaru dari Pos Pengamatan Gunung api Karangetang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro, bahwa letusan diawali dengan suara dentuman. Erupsi memuntahkan lava pijar dan material panas dari puncak kawah utara setinggi kurang lebih 100 hingga 400 meter.

“Gunung api tersebut mengalami letusan eksplosif kecil di Kawah II pada Minggu (12/7) sekitar pukul 19.20 WITA,” kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Vieko Rompas

Menurutnya, Rekaman seismogram menunjukkan amplitudo maksimum mencapai 50 mm dengan durasi sementara berkisar 2 menit 33 detik.

Lontaran material pijar tersebut mendarat di area puncak dan memicu kebakaran lahan alang-alang kering di antara Kampung Batubulan dan Kawahang. Pantulan cahaya api ke awan sempat membuat langit malam di Sitaro tampak memerah membara. Aliran material vulkanik bergerak ke arah barat laut sejauh 700 hingga 1.000 meter.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Karangetang masih dipertahankan pada Level II (Waspada). BPBD Sitaro memastikan tidak ada korban jiwa maupun laporan kerusakan fasilitas akibat peristiwa letusan kecil ini.

Sementara itu, Plt. Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, menyatakan bahwa pemerintah daerah belum mengeluarkan perintah evakuasi karena situasi di lapangan dinilai masih aman terkendali dan sesuai rekomendasi PVMBG.

Pemerintah setempat meminta warga agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Hindari hindari jalur Sungai dan daerah zona terlarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed